Menjelang AFC U-16 2018, Bagaimana Peruntungan Permainan U 16 Indonesia?

Menjelang AFC U-16 2018, Bagaimana Peruntungan Permainan U 16 Indonesia?

Indonesia baru saja diramaikan dengan euforia kemenangan manis hasil jerih payah dari semua pihak yang terlibat pada liga AFF 2018. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, semenjak berdirinya liga AFF pada tahun 2002, Indonesia berhasil meraih gelar juara melawan Thailand melalui babak adu penalti dengan skor 4-3. Pertandingan yang agresif dari kedua belah pihak membuat skor pada waktu normal sama. Namun pada babak penalti, empat pemain dari Indonesia berhasil menghadiahkan gol untuk Indonesia tercinta ini. Lantas, apakah Indonesia akan kembali mengukir sejarah pada liga AFC U-16 2018 yang akan diadakan pada bulan September nanti?

AFC sendiri merupakan ajang pertandingan, yang lebih bergengsi daripada AFF dan diadakan tiap dua tahun sekali. Tim yang berhasil lolos peringkat empat besar pada ajang ini akan melanjutkan pertandingan pada liga FIFA U-17. AFC U-16 dibentuk pada tahun 1985, dan diikuti oleh semua negara yang tergabung dalam benua Asia. Indonesia sendiri termasuk negara yang sama sekali belum pernah memperoleh gelar juara utama pada liga AFC sejak awal terbentuknya liga ini. Pencapaian paling tinggi yang pernah diperoleh Indonesia adalah peringkat keempat pada tahun 1990. Pada liga kali ini, Indonesia akan bersaing dengan 15 tim lainnya untuk meraih tempat di antara empat peringkat besar tersebut.

Menjelang AFC U-16 2018, Bagaimana Peruntungan Permainan U 16 Indonesia?

Permainan U 16 Indonesia sendiri, akan berhadapan dengan Iran, Vietnam dan India yang termasuk dalam grup C. Kandidat tim lawan bukan sembarangan. Iran pernah menjuarai liga AFC pada tahun 2008. Vietnam, sama halnya seperti Indonesia, pernah sekali menduduki peringkat keempat pada tahun 2000. Sedangkan untuk India pernah mendapat posisi runner-up pada tahun 2002.

Pelatih timnas U-16, Fakhri Husaini tetap optimis meskipun Indonesia akan melawan tim yang menantang. Bahkan dengan berkurangnya satu pemain sekalipun, yaitu Faturrahman karena tidak memenuhi persyaratan umur yang telah ditetapkan oleh pihak AFC, hal tersebut tidak terlalu mengkhawatirkan karena evaluasi terhadap pemain yang tampil kurang maksimal tetap ada, dan pemain yang terseleksi dipastikan memenuhi syarat umur AFC. Sekian pembahasan singkat diatas, selengkapnya bisa Anda lihat langsung disitus judi slot online. Semoga bermanfaat.

Categories: Blogging